Lindsey Vonn, 41, telah memberikan informasi terkini tentang kondisinya menyusul patah tulang kaki parah yang dideritanya saat kecelakaan menuruni bukit Olimpiade Minggu lalu. Saat ini dalam perawatan medis di Treviso, Italia, Vonn melaporkan bahwa dia sudah kembali normal, tetapi mengakui “perjalanan yang sangat panjang” sebelum pulih sepenuhnya.
Banyak Operasi di Depan
Atlet tersebut dijadwalkan untuk menjalani operasi lain pada hari Sabtu, dengan kemungkinan menjalani prosedur tambahan setelah kembali ke rumah. Vonn menyatakan dalam video media sosialnya, “Besok, saya akan menjalani operasi lagi, dan mudah-mudahan berjalan dengan baik, dan kemudian saya berpotensi untuk pergi dan kembali ke rumah, dan pada saat itu saya akan memerlukan operasi lagi.” Sifat pasti dari operasi berikutnya masih belum jelas menunggu pencitraan medis lebih lanjut.
Mobilitas dan Dukungan Terbatas
Vonn sebagian besar masih tidak bisa bergerak di rumah sakit sambil menunggu rencana rehabilitasi yang komprehensif. Terlepas dari tantangan yang ada, ia mengucapkan terima kasih kepada tenaga medis, keluarga, dan pendukung atas pesan dan hadiah yang memberi semangat. Mengamati sesama kompetitor Amerika juga menjadi sumber motivasi selama periode sulit ini.
Situasi Vonn menyoroti kenyataan brutal dalam olahraga berkecepatan tinggi, di mana bahkan atlet elit pun rentan terhadap cedera yang mengubah karier. Beberapa operasi menunjukkan adanya patah tulang kompleks yang memerlukan rekonstruksi dan rehabilitasi ekstensif.
Pemulihan yang berkepanjangan dari sang atlet menggarisbawahi dampak fisik dari kompetisi ski. Batas waktu pastinya untuk kembali berkompetisi masih belum diketahui, namun pernyataan Vonn menunjukkan bahwa proses rehabilitasi yang panjang dan berat akan menantinya.
Jalan Lindsey Vonn menuju kesembuhan akan melibatkan operasi lebih lanjut dan terapi fisik ekstensif, yang membuat kembalinya dia ke kompetisi elit masih jauh dari jaminan. Namun, ketangguhannya tetap terlihat saat ia menghadapi cobaan berat ini dengan transparansi dan rasa syukur.




























